Tegas Menyikapi Virus Corona, HIPO Tunda Beberapa Agenda

Tegas Menyikapi VIrus Corona, HIPO Tunda Beberapa Agenda

Organisasi HIPO Internasional menunda beberapa agenda yang akan diselenggarakan oleh DPP, DPD, DPC/DPAC, maupun kader Fungsional Muda, Pratama, Madya, dan Utama HIPO Internasional di seluruh Indonesia terhitung sejak tanggal 17 hingga 31 Maret 2020 mendatang.

Pengambilan keputusan tersebut sebagai antisipasi dini terkait penyebaran pandemi virus corona atau Covid-19.

Pesan itu ditandatangi oleh Muhammad Syukur selaku ketua umum HIPO Internasional dan Sekertaris Jendral, Ekky Noviar pada Selasa, 17 maret, pagi tadi.

Dalam edaran resmi yang dirilis oleh DPP Hipo Internasional, berikut delapan poin penting yang disampaikan:

  1. Seluruh rencana kegiatan baik diselenggarakan oleh DPP, DPD, DPC/DPAC maupun Kader Fungsional Muda, Pratama, Madya dan Utama HIPO Internasional di seluruh Indonesia, yang melibatkan orang banyak kiranya ditunda, sejak tanggal 17 Maret 2020 hingga 31 Maret 2020 (sampai batas waktu dinyatakan aman). 

  2. Seluruh rencana kegiatan perjalanan ke luar Negeri dan domestik dapat dibatalkan untuk sementara waktu jika sifatnya tidak dengan kondisi darurat. 

  3. Meningkatkan pola hidup sehat dan bersih di lingkungan keluarga, rumah tangga, rumah ibadah dan fasilitas umum di lingkungan masing-masing sebagai langkah preventif Pandemi Covid-19.
  4. Segenap Pengurus, Kader Fungsional dan Anggota HIPO Internasional seluruh Indonesia diharapkan tetap tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan isu atau berita HOAX terkait penyebaran wabah Covid-19. 

  5. Bekerja sama dengan Pemerintah / TNI-POLRI dan lembaga-lembaga sosial di lingkungan masing-masing untuk menyikapi langkah-langkah preventif Covid19. 

  6. Jika ada Pengurus atau Anggota HIPO Indonesia yang terindikasi terpapar Virus Covid-19, segera dapat menghubungi Rumah Sakit atau Klinik setempat, dan melaporkan kepada Pengurus Organisasi HIPO Internasional sesuai dengan tingkatannya. 

  7. Perbanyak do’a semoga Pandemi Covid-19 segera berhenti dan kita semua dalam lindungan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. 

  8. Dihimbau untuk tetap secara aktif melakukan Koordinasi dan Komunikasi antar Pengurus, Kader dan Anggota melalui alat komunikasi atau media sosial yang dimiliki.