1 Juta Anggota di 2020 untuk Himpunan Pengusaha Online Internasional

Jakarta - Himpunan Pengusaha Online Internasional (HIPO) yang kini telah memiliki jumlah anggota 200 ribu menargetkan pencapaian 1 (satu) juta anggota hingga akhir tahun 2020. Hal ini disampaikan saat Rakernas dan Milad ke-1 HIPO Internasional yang diselenggarakan di JIExpo Internasional Jakarta, Minggu (19/1/2020). Dua agenda penting dibahas dalam Rakernas organisasi yang didirikan pada 22 Desember 2018 itu. Agenda pertama yakni Executive Gathering dan agenda kedua adalah Milad.

"HIPO hadir sepenuhnya untuk mencapai tujuan-tujuan di bidang ekonomi, sosial, budaya, kemanusiaan, hukum dan pendidikan," tutur Muhammad Syukur Ketua Umum HIPO saat ditemui disela-sela acara Rakernas dan Milad ke-1 HIPO Internasional. Menurutnya, hal ini berguna untuk mendukung pembangunan Indonesia yang berprikemanusiaan, berkeadilan sosial dan berkemakmuran, Hipo Internasional hadir ke tengah masyarakat Indonesia.

Oleh karenanya, sebagai organisasi kemasyarakatan Hipo bertujuan menghasilkan pelayanan kepada anggota serta untuk mewujudkan salah satu pilarnya yaitu, mensejahterakan. "Hal ini bisa dilihat dengan telah terbentuknya 15 perseroan terbatas (PT) di bawah dua holding bisnis yakni, PT. HIPO Bisnis Manajemen (HBM) dan PT. Industri Terpadu Karya Indonesia (PT. ITKI)," jelas Ketum HIPO.

Di samping itu, Sekjen HIPO, Ekky Noviar, S.Sos, MM mengatakan, HIPO adalah ormas yang berbasis digital dan keanggotaan yang punya program membangun UMKM berbasis digital yang saat ini sudah memiliki 200 ribu lebih anggota dari 34 provinsi. Ia menegaskan bahwa HIPO bukanlah perusahaan investasi, tetapi merupakan ormas yang mengajak UMKM untuk bersama mengembangkan produknya. “DPP berharap HIPO bisa bersinergi dengan pusat dan daerah. Saat ini bahkan sudah ada kerjasama dalam membangun dan memberdayakan UMKM. Untuk kelangsungan hidup organisasi, HIPO juga punya badan usaha yaitu PT HIPO Bisnis Manajemen (HPM) dan PT. Industri Terpadu Karya Indonesia (ITKI). Ke depan, kita menargetkan terbentuk 500 badan usaha dan pembentukan HIPO sampai ke tingkat desa,” ucapnya.